Monday, 21 December 2015

Contoh Cerita pendek (Cerpen) Kampus Tercinta

Dikala sang surya terbit dari peraduannya. Cahaya terang menyinari bumi tercinta. Angin semilir berhembus sepoi-sepoi seolah hati ini bahagia tiada tara. Aku memandang sang surya di ufuk timur membuat hati ini sangat bahagia. Pagi  yang cerah itu aku akan berangkat ke kampus. Sebelum berangkat ke kampus aku mempersiapkan semuanya dulu. Yang paling penting adalah mempersiapkan tugas yang akan dikumpulkan nanti di kampus.


Kampus aku terletak di kota Semarang. Semarang adalah ibu kota Jawa Tengah. Semarang adalah kota yang indah. Aku berangkat ke Kampus jam 8 pagi. Yang kebetulan aku kuliahnya nanti jam 9 pagi. Aku sengaja berangkat lebih awal karena aku ingin pergi ke perpustakaan dulu. Aku biasa sebelum kuliah dimulai aku meluangkan waktu beberapa saat untuk pergi ke perpustakaan. Karena diperpustakaan terdapat sekali banyak buku. Buku itu adalah gudangnya ilmu. 


Baca Juga Cerpen yang Menarik lainnya: "Cerpen Jagung Bakar"


Dengan membaca buku maka kita akan menjadi tahu.


Dengan membaca kita jadi tahu dunia. Karena membaca adalah jendela dunia. Maka dari itu, aku jadi suka membaca. Aku memang hobi membaca. Aku hobi membaca sejak aku duduk dibangku sekolah dasar. Aku sebelum kuliah menyempatkan diri untuk membaca buku-buku yang bermanfaat. Kelihatanya baru membaca sebentar ternyata waktu sudah menunjukan pukul 9 pagi. Terus aku menuju ke ruang kelas. Sesampai di kelas, dosennya belum datang. Selang beberapa saat, dosen pun datang. Kuliahpun dimulai. Aku mengikuti kuliah dengan penuh semangat. Dosen aku menerangkannya sangat jelas sekali. Sehingga aku sangat paham sekali. Aku kuliah dua sks. Dua sks berarti dua jam pelajaran. Tak terasa kuliahnya pun selese. Setelah selesai kulaih aku terus meninggalkan kelas.


Aku menuju ke kantin kampus. Di situ aku pesan es teh. Aku makan pisang goreng satu dan makan tempe mendoan satu. Aku juga beli kacang atom dua bugkus. Aku meminum es teh dengan perasaan senang supaya es teh itu dapat mengobati rasa dahaga aku. Setelah aku selese makan di kantin kampus, aku terus menuju ke perpustakaan kampus lagi untuk membaca. Aku diperpustakan membaca buku-buku kuliah dan buku-buku umum. Aku menemukan buku yang bagus untuk dibaca yaitu buku yang berjudul “Masa depan cerah”. Buku itu warnanya biru muda dan sedikit ada warna kuningnya. Buku itu karangan dari seorang yang sudah bergelar Doktor dan juga sudah bergelar Profesor. Buku itu memang menginspirasi semua orang yang membacanya. Aku juga sangat tertarik untuk membaca buku itu. Aku di perpustakaan cukup lumayan lama. Setelah dirasa cukup di perpustakaan, aku terus pulang ke kos-kosan. Kos aku tidak jauh dari kampus. Sehingga kalau aku berangkat ke kampus, aku tidak membutuhkan waktu yang lama. Aku dikos terus makan ketela goreng. Kebetulan pada saat itu yang mempunyai kos lagi banyak menggoreng ketela. Kebetulan yang digoreng adalah ketela yang memang bisanya digoreng. Aku makan ketela goreng dua buah. Dua buah ketela goreng itu, dapat mengenyangkan perut aku. Aku makan ketela goreng yang hangat. Memang kalau ketela goreng itu enaknya dimakan pada waktu hangat. Jika memakan ketela goreng sudah dingin rasanya kurang enak. Jadi aku memakan ketela goreng yang masih hangat, jadi rasanya enak dan sedap. Teman saya dikos berjumlah 20 orang. Karena di kos aku itu ada sepuluh kamar. Dan masing-masing kamar berisi dua orang. Jadi semuanya berjumlah dua puluh orang. Teman-teman aku semuanya baik-baik semua. Teman-teman di kampus aku juga baik-baik semua. Kampus aku sangat menyenangkan untuk kuliah. Kos aku sangat menyenangkan juga untuk beristirahat. Aku hidup bahagia di kampus tercinta dan di kos yang menyenangkan. 


No comments:

Post a Comment