Sunday, 27 December 2015

Contoh Cerita Pendek (Cerpen) Pergi Ke Pantai Ambal

Sinar matahari menyinari bumi pertiwi di negeri tercinta ini. Burung-burung beterbangan mencari suasana yang indah permai. Aku duduk dengan tatapan penuh harapan yang muncul dari sanubari ini. Ketika aku melihat sebuah tanggalan, ternyata hari ini adalah hari libur. Dimana ketika hari libur suasana di tempat aku pasti berbeda dengan ketika hari tidak libur. Hari libur memang sangat cocok sekali aku isi dengan menenangkan atau menghibur diri, sehingga diri ini akan terhibur dan akan membuat aku segar kembali. Aku melihat di luar rumah, ternyata sang surya sangat cerah sekali. Kenapa hari ini sangat cerah, karena ketika aku melihat ke atas, langit-langit sangat cerah membuat hati ini juga ikut cerah.


Aku tiba-tiba ingin pergi ke pantai ambal. Keinginan aku untuk pergi ke pantai ambal semakin besar. Aku sebelum pergi ke pantai ambal, aku akan sarapan dulu. Karena kegunaan sarapan sangat penting untuk tubuh. Sarapan atau makan pagi adalah sebagai dasar untuk melakukan aktivitas. 

Baca juga cerpen dan artikel menarik lainnya di www.inforku.com


Aktivitas sehari-hari jika di awali dengan sarapan pagi maka aktivitasnya akan bersemangat. Aku makan pagi menunya adalah secentong nasi, satu buah tempe goreng, sayurnya adalah sayur terong.


Aku memang kalau makan pagi itu tidak terlalu banyak. Yang penting waktu makan pagi bisa untuk mengisi perut yang kosong. Dengan terisinya perut yang  kosong, maka tubuh tidak akan lemas. Setelah aku sarapan pagi, selanjutnya aku akan pergi ke laut ambal. Aku pergi ke laut ambal dengan menggunakan sepeda jengki. Sepeda jengki aku warnanya hijau. Sepeda jengki aku dinaiki sangat nyaman sekali. Aku pergi ke laut ambal sendirian. Aku diperjalanan sangat menikmati pemandangan yang indah. Aku mengayuh sepedanya dengan kecepatan sedang. Tapi kadang-kadang aku mengayuh sepedanya juga agak pelan-pelan. Aku pergi ke laut Ambal tidak tergesa-gesa.

Baca juga cerpen menarik lainya yang berjudul Pantai Suwuk Indah.


Perjalanan dari rumah sampai ke pantai Ambal membutuhkan waktu kurang lebih dua puluh lima menit. Waktu yang tidak terlalu lama jika ditempuh dengan bersepeda. Tak terasa aku sampailah di panatai Ambal. Aku merasa senang sekali karena sudah sampai di pantai Ambal. Aku langsung menatap debur ombak yang berkejar-kejaran. Aku terus berenang di pantai ambal. Aku sangat suka sekali mandi di pantai ambal. Konon katanya jika kita mandi di pantai maka dapat mengobati penyakit kulit. Panu, kadas, kurap, kutu air dan lain-lain konon katanya jika terkena air laut maka akan sembuh. Air laut memang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Aku mandi dipantai ambal kurang lebih tiga puluh menit. Waktu yang lama untuk mandi dipantai. Setelah aku puas dengan mandi di pantai, Aku selanjutnya ganti baju di ruang ganti. Setelah aku ganti baju, aku terus mencari sate ayam ambal. Aku mencari-cari akhirnya aku menemukan warung sate ambal yang aku harapkan. Aku membeli sate ayam dengan ukuran sedang. Aku membeli sate ayam ambal dengan sepuluh sunduk sate ayam dan kupatnya aku membeli dengan jumlah dua buah kupat. Aku memakan sate ayam dan kupat dengan penuh semangat. Aku memakan sate ayam dan kupat itu sampai habis. Perut aku akhirnya kenyang karena memakan sate ayam sepuluh tusuk dan kupat dua buah. Aku minumnya teh hangat satu gelas lontrong. Selese makan aku duduk sebentar di kursi di dekat warung tadi yang aku beli satenya. Tujuan aku duduk adalah supaya makananya dapat dicerna dengan baik. Selain itu tujuan aku duduk sebentar supaya perut aku tidak sakit. Jika setelah selese makan, terus berjalan-jalan atau bahkan berlari maka dapat menimbulkan rasa sakit pada perut. Oleh karena itu aku duduk sebentar supaya tidak sakit perut. Setelah aku sudah duduk sebentar terus aku pulang kerumah. Aku diperjalanan pulang kurang lebih dua puluh  lima menit. Sesampai di rumah aku merasa senang dan puas karena aku telah pergi ke pantai Ambal yang indah.


No comments:

Post a Comment