Saturday, 20 August 2016

Memahami Ciri-Ciri Virus


Memahami ciri-ciri virus sangat penting untuk dipelajari. Karena dengan kita mempelajari ciri-ciri virus maka kita akan mengenal virus lebih dalam. Virus mempunyai ciri tersendiri seandainya dibandingkan dengan makhluk hidup. Ciri virus misalnya hanya dapat berkembang biak dalam sel hidup. Ciri tersebut merupakan salah satu ciri virus yang hampir sama dengan organisme parasit obligat. Ciri virus itu berbeda dengan organisme parasit, karena virus hanya membutuhkan asam nukleat untuk bereproduksi dan tidak melakukan kegiatan metabolisme di dalam tubuhnya. Ciri virus yang lainnya yaitu virus tidak bergerak, virus tidak membelah diri, virus tidak dapat diendapkan dengan sentrifugasi biasa dan virus dapat dikristalkan.


Di bawah ini ialah struktur virus secara umum yaitu:

1.  Virus mempunyai sifat tidak mempunyai sel atau aseluler.

2.  Virus mempunyai ukuran jauh lebih kecil dibandingkan dengan bakteri, yaitu berkisar antara 20 milimikron sampai 300 milimikron. Disini dapat kita ketahui bahwa 1 mikron = 1000 milimikron). Jika kita ingin mengamati virus tersebut maka kita memerlukan mikroskop elektron yang pembesarannya dapat mencapai 50.000x.

3.  Virus hanya mempunyai salah satu macam asam nukleat (RNA atau DNA).

4.  Virus pada umumnya berupa kristal atau hablur.

5.  Virus berbentuk variasi. Bentuk virus ada yang berbentuk polihedral, silinder, oval, dan kompleks. Bentuk virus yang kompleks terdiri dari kepala yang berbentuk polihedral, ekor yang berbentuk silinder, dan serabut ekor. Contoh virus yang berbentuk kompleks misalnya bakteriofag. Bakteriofag adalah jenis virus yang menginveksi bakteri.

6.  Tubuh virus yang paling utama tersusun dari asam nukleat yang diselubungi oleh protein yang disebut kapsid.


a.  Asam Nukleat
Pada virus ditemukan Asam deoksiribonukleat atau DNA dan asam ribonukleat atau RNA. Tetapi, satu jenis virus hanya terdiri dari RNA saja atau DNA saja. Sebagai contoh misalnya pada virus TMV, Virus TMV ini hanya terdiri dari RNA saja. Contoh lain misalnya pada bakteriofag, pada bakteriofag hanya terdiri dari DNA saja di dalam kapsidnya.

Dalam virus terdapat asam nukleat yang diselubungi oleh kapsid. Asam nukleat yang diselubungi oleh kapsid atau biasa disebut dengan nukleokapsid. Nukleokapsid terdiri atas dua macam yaitu:

1.  Nukleokapsid yang telanjang.
Contoh nukleokapsid yang telanjang misalnya pada adenovirus, TMV, dan virus kutil atau wart virus.

2.  Nukleokapsid yang diselubungi suatu membran pembungkus.
Contoh Nukleokapsid yang diselubungi suatu membran pembungkus misalnya pada virus herpes dan virus influenza.

b.  Kapsid
Kapsid ialah selubung yang berupa protein. Kapsid terdiri atas bagian-bagian yang disebut dengan kapsomer. Contohnya, Kapsid pada TMV, kapsid pada TMV terdapat satu rantai polipeptida yang tersusun atas 2.100 kapsomer. Selain itu, kapsid juga bisa terdiri atas protein-protein monomer identik, yang masing-masing terdapat rantai polipeptida.


Mungkin kita pernah mendengar kata virion. Sebenarnya apasih arti virion. Virion dalah virus yang struktur tubuhnya terdiri dari asam nukleat dan selubung protein. Dengan kita mempelajari dan memahami tentang ciri-ciri virus maka sekarang kita menjadi tahu tentang virus. Memang virus di dunia ini sangat banyak sekali. Misalnya kita ambil contoh bakteriofag. Bakteriofag ini jenis virus yang sangat kecil sekali. Jika kita melihat bakteriofag dengan mata telanjang mungkin tidak kelihatan, karena bentuknya sangat kecil sekali. Jika kita ingin melihat bakteriofag ini maka kita disarankan menggunakan mikroskop elektron. Dengan kita menggunakan mikroskop elektron untuk melihat virus bakteriofag. Bentuk bakteriofag ini sangat unik sekali. Karena ada kepala, ada ekor, dan juga ada serabut ekor 

No comments:

Post a Comment