Wednesday, 31 May 2017

Bahasa Pemrogaman Generasi Kelima



Bahasa Pemrogaman Generasi Kelima ini merupakan pemrograman yang lebih canggih dibanding generasi sebelumnya. Bahasa Pemrograman generasi sebelumnya memang sudah baik, akan tetapi bahasa pemrograman generasi kelima ini lebih baik lagi.
 
Bahasa Pemrogaman Generasi Kelima
Bahasa Pemrogaman Generasi Kelima
Mungkin ada yang bertanya, kenapa bahasa pemrograman generasi kelima lebih canggih atau lebih baik dibanding bahasa pemrograman generasi sebelumnya? Maka jawabanya yaitu sebab bahasa pemrograman generasi kelima ini adalah suatu kelompok bahasa pemrogaman yang ditunjukan untuk mengatasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence.

Maksud dari kecerdasan buatan ialah disiplin dalam ilmu komputer yang mempelajari cara komputer meniru kecerdasan manusia. Contoh bahasa pemrograman generasi kelima ialah lisp, prolog, expert system, dan language processing.  


Friday, 26 May 2017

Bahasa Pemrograman Generasi Keempat



Bahasa Pemrograman Generasi Keempat ini lebih maju dibanding bahasa pemrograman generasi sebelumnya. Bahasa Pemrograman Generasi Keempat ini dibuat dengan tujuan untuk mengurangi waktu pemrograman didalam hal membuat kode program.
 
Bahasa Pemrograman Generasi Keempat
Bahasa Pemrograman Generasi Keempat
Dengan tujuan untuk mengurangi waktu pemrograman didalam hal membuat kode program itu maka diharapkan bahasa pemrograman generasi keempat ini dapat meningkatkan produktivitas programmer dan juga program tersebut bisa dibuat dalam waktu yang lebih cepat. Bahasa pemrograman generasi keempat ini mempunyai nama lain yang popular. Nama lain dari bahasa pemrograman generasi keempat adalah 4GL (Fourth Generation Language).

Selain nama 4GL, bahasa pemrograman generasi keempat biasa juga disebut dengan nama high level language atau problem oriented language (bahasa berorientasi pada masalah). Kenapa bahasa pemrograman generasi keempat disebut sebagai bahasa berorientasi pada masalah? Jawabannya adalah karena dapat memungkinkan orang yang memakai program ini bisa menyelesaikan permasalahan dengan cara sedikit penulisan kode dibandingkan dengan bahasa prosedur. Contoh dari bahasa pemrograman generasi keempat ialah Delphi, Visual Basic, dan Microsoft Acces.



Thursday, 25 May 2017

Bahasa Pemrogaman Generasi ketiga



Pendekatan Prosedur adalah yang digunakan dalam bahasa pemrograman generasi ketiga. Dalam bahasa prosedur, supaya komputer melaksanakan tugasnya maka pemrogram perlu menuliskan instruksi-instruksi yang rinci.
 
Bahasa Pemrogaman Generasi ketiga
Bahasa Pemrogaman Generasi ketiga
Dalam bahasa pemrograman generasi ketiga ini, programnya ditulis dengan mempergunakan kata-kata yang biasa dipakai oleh manusia, contohnya WRITE yang fungsinya untuk menampilkan sesuatu di layar. Contoh lainya  misalnya READ yang fungsinya untuk membaca suatu data dari keyboard.


Bahasa generasi ketiga ini menggunakan kata-kata yang biasa digunakan oleh manusia, sehingga bahasa pemrograman generasi ketiga ini sering kali disebut juga sebagai high level language. Contoh beberapa bahasa pemrograman generasi ketiga misalnya adalah PASCAL, ADA, FORTRAN, COBOL, C, BASIC, dan ALGOL.

Tuesday, 9 May 2017

Bahasa Pemrograman Generasi kedua



Bahasa rakitan adalah bahasa yang dipergunakan dalam bahasa pemrogaman kedua. Kependekan dari kata-kata adalah yang digunakan sebagai pengganti kode-kode biner.
 
Bahasa Pemrograman Generasi kedua
Bahasa Pemrograman Generasi kedua
Kita ambil contoh misalnya kata “MOVE” maka dalam bahasa pemrogaman generasi kedua ini kita tulis “MOV”. Contoh lain misalnya kata “jump non zero” maka dalam bahasa pemrogaman generasi kedua ditulis JNZ.

Satu instruksi dalam bahasa mesin itu sebenarnya identik dengan setiap instruksi didalam bahasa rakitan. Jika kita bandingkan bahasa rakitan dengan bahasa mesin maka kita dapat memahami bahasa rakitan ini lebih mudah dipahami daripada dalam bahasa mesin.

Sekarang mungkin ada pertanyaan kenapa bahasa rakitan lebih mudah dipahami daripada bahasa mesin? Maka jawabannya adalah karena perintah pada bentuk kata-kata yang disingkat itu lebih mudah diingat dan dipahami daripada dalam deretan angka-angka biner.