Monday, 28 August 2017

Cerita Pendek (Cerpen) “Mendaftar Sekolah”


Namaku Ahmad Rizjanul F., biasa dipanggil Rizjanul oleh teman-temanku atau biasa juga dipanggil Nul. Aku sekolah di SMK Negeri 2 Kebumen, kelas XI TKBB 1. Saat setelah lulus SMP aku sangat tidak menyangka bisa diterima Di SMK N 2 Kebumen. Karena target terbesarku aku hanya ingin bersekolah di SMK N 1 Gombong mengambil jurusan Teknik Komputer Jaringan atau Multimedia, tetapi takdir berkata lain, aku tidak di terima di  SMK N 1 Gombong jurusan TKJ (Teknik Komputer Jaringan) maupun MM (Multimedia). Alasan aku ingin bersekolah di SMK N 1 Gombong karena menurutku SMK N 1 Gombong sekolah yang cukup favorit, dan alasanku ingin mengambil jurusan TKJ (Teknik Komputer Jaringan) karena aku ingin jadi programmer.
 
Cerita Pendek (Cerpen) “Mendaftar Sekolah”
Cerita Pendek (Cerpen) “Mendaftar Sekolah”
Pada saat itu aku diberi motivasi oleh kakakku apabila berhasil di terima di SMK N 1 Gombong jurusan TKJ aku akan di belikan laptop baru dengan spesifikasi laptop yang bagus oleh kakakku. Aku sangat tergiur dan sangat optimis bisa di terima di SMK N 1 Gombong, sehingga saat hari pendaftaran pertama dibuka, aku dan bapakku langsung bergegas menuju SMK N 1 Gombong. Sesampainya di SMK N 1 Gombong aku hanya melihat-lihat siswa yang mendaftar saat hari pertama pendaftaran, karena saat hari tersebut jumlah siswa yang mendaftar sangat banyak sehingga aku putuskan untuk mendaftar di hari terakhir pendaftaran agar jelas kira-kira posisiku dinomor berapa saat di jurnal. Akhirnya aku dan bapakku pulang dari SMK N 1 Gombong, tetapi sebelum pulang aku dan bapakku menyempatkan melihat jurnal pada hari itu. Waktu aku lihat kira-kira posisiku masih aman, dan setelah melihat jurnal, aku dan bapakku langsung pulang menuju rumah memakai motor.

Pada saat hari terakhir pendaftaran aku menuju SMK N 1 Gombong bersama kakakku mengunakan bis. Di SMK N 1 Gombong aku berniat untuk mendaftar sebagai peserta didik baru, tetapi saat melihat jurnal, aku masuk di urutan terakhir dan akhirnya aku putuskan untuk tidak jadi mendaftar. Saat tau nilaiku tidak cukup untuk  mendaftar di SMK N 1 Gombong aku sangat kecewa dan menyesal. Saat itu hatiku sangat bimbang penuh dengan dilema. Aku sangat bingung mau daftar sekolah dimana. Akhirnya aku meng hubungi kakak dan bapakku dan meminta pendapat kakak dan bapakku, mereka hanya mengikuti apa kata hatiku dan kemauanku. aku memutuskan untuk langsung menuju SMA N 1 Kutowinangunwinangun, sebelum menuju ke SMA N 1 Kutowinangunwinangun aku dan kakaku mencari atau menunggu bus yang melewati SMA N 1 Kutowinangunwinangun. Sekitar 30 menit akhirnya ada bus yang berhenti, akhirnya aku naik bis tersebut dan langsung menuju SMA N 1 Kutowinangunwinangun. Di perjalanan, busnya sangat lambat dan berhenti cukup lama, padahal waktu hampir mepet.


Aku sangat bingung kalau pendaftaran siswa baru di sekolah negeri sudah ditutup aku harus sekolah dimana. Kalau diterima di sekolah swasta sungguh tidak bisa aku bayangkan bagaimana rasanya sekolah di sekolah swasta. Dan sekitar setengah jam bis berhenti akhirnya busnya pun jalan, tetapi perjalanan busnya pun masih sangat lambat, perasaanku pun masih belum tenang. Saat bus sampai di daerah Kutowinangunwinangun aku bertanya kepada kondektur kalau SMA N 1 Kutowinangunwinangun apakah masih jauh?. Tetapi kondektur malah tidak tau dimana letak SMA N 1 Kutowinangunwinangun. Sungguh aku dan kakaku saat itu tidak tau SMAN 1 Kutowinangunwniangun, tetapi alkhamdulilah ada orang yang tau letak SMAN 1 Kutowinangun dan menjelaskan kepada sopir bus. Dan akhirnya bus pun berhenti di depan SMAN 1 Kutowinangun.

Aku dan kakakku pun turun dari bus, dan langsung masuk ke SMAN 1 Kutowinangun. Di sana ada teman-teman satu SMP ku,mereka pun menyapa dan menanyakan nilaiku. Aku pun menjawab pertanyaan temanku oh iya nilai ujianku 287,65 dan syukurlah nilaiku masih bisa untuk mendaftar di SMAN 1 Kutowinangun. aku bertanya persyaratan untuk mendaftar, ternyata persyaratan pendaftaran yang aku bawa pas seperti persyaratan pada SMK N 1 Gombong. Saat itu aku sudah berada di depan ruang pendaftaran. Aku disuruh untuk mendaftar langsung tatapi perasaanku masih kurang sreg atau masih bimbang, akhirnya aku telfon kakakku dan menanyakan gimana pendapat kakakku.

Dan seperti yang aku duga, perasaan kakaku pun sama denganku, dan aku bertanya bagaimana kalo aku daftar di SMK N 2 Kebumen jurusan Konstruksi gedung, lalu kakaku sangat mendukung agar aku mengambil jurusan konstruksi agar sama seperti kakaku yang kuliah teknik sipil. Dan apabila aku mengambil jurusan konstruksi aku disuruh untuk langsung kuliah. Setelah percakapan dengan kakakku selesai aku langsung keluar dari SMAN 1 Kutowinangun dan menunggu bus. Akhirnya ada bus yang berhenti, aku pun langsung naik dan menuju ke SMK N 2 Kebumen. Setelah sampai di SMK N 2 Kebumen aku langsung mendaftar dan akhirnya di terima di SMK N 2 kebumen. Dan hingga saat ini alkhamdulillah aku masih 100% jadi siswa SMK N 2 Kebumen.





No comments:

Post a Comment