Tuesday, 12 September 2017

Cerpen “Liburan Yang Mengesankan”



Suatu hari, di hari yang cerah saya melihat tanggalan di tembok. Ternyata hari itu ialah hari setelah lebaran. Saya diajak pergi ke laut oleh teman-teman. Dan saya pun menerima ajakannya. Saya segera bersiap-siap, dari menyiapkan pakaiaan ganti dan lain sebagainya. Setelah lama kemudian kami berkumpul. Kami pun berangkat tepatrnya jam 7 pagi. Perjalanan dari desa saya sampai ke tujuan kurang lebih menempuh waktu 1 jam.
 
Cerpen “Liburan Yang Mengesankan”
Cerpen “Liburan Yang Mengesankan”
Jalan menuju pantai tersebut memang rusak. Banyak sekali lubang dan krikil, maka kami harus dengan hati-hati. Sesampainya disana, tepatnya di pantai suwuk kami sangat senang. Karena situasinya sangat ramai kami tidak memarkirkannya di dalam, melainkan diluar pintu masuk. Biaya parkirnya hanya 2000 rupiah dan biaya masuknya keseluruhan 35000 untuk 9 orang. Padahal jika lewat pintu masuk suwuk satu orang 7500. Kami masuk tidak lewat pintu masuknya melainkan melewati tembok yg tidak terlalu tinggi dan disitu sudah disediakan tangga kecil untuk masuk. Setelah masuk kami segera mencari warung karena dari rumah belum sarapan. Kami memesan makanan kesukaannya masing-masing. Ada yang pesen soto, bakso, mie ayam, mie goreng, pecel dan lain lain. Setelah makan selesai kami berjalan-jalan di tepi pantai. Setelah capek kami pun pergi meneduh. Saya di pantai suwuk menikmati pemandangan yang indah. Kami makan sambil bersantai-santai di pantai suwuk. Setelah kami semua sudah puas dipantai suwuk, kami pun terus pergi ke pantai criwik. Pantai criwik dan pantai suwuk memang bersebelahan. Hanya dengan berjalan kaki saja bisa sampai ke pantai criwik.

Pantai criwik memang tidak terlalu ramai karena mungkin baru saja ada. Di pantai ini banyak sekali pohon-pohon cemara. Sehingga memudahkan seseorang untuk meneduh disini. Bahkan ada yang menggelar tikar dibawah pepohonan. Karena kami tidak membawa tikar kamu pun menyewa sebuah tikar disini dengan harga 25000 rupiah. Setelah itu pun kami duduk sambil menikmati indahnya pantai dan angin yang berhembus. Sambil memakan makanan dari rumah yang tadi dibawa. Setelah lama kami duduk dan sambil berfoto foto. Setelah puas berfoto saya pergi mencari siomay. Di pantai criwik tidak ada yang jual siomay. Sehingga saya pergi ke pantai suwuk untuk membelinya. Saya berjalan dari pantai criwik ke pantai suwuk. Setelah menemukan somay, saya pun membelinya. Setelah membeli saya pun kembali ke pantai criwik. Memeng melelahkan akan tetapi demi mendapatkan siomay saya pun melakukannya.


Ketika sampai di pantai criwik saya langsung saja memakannya. Rasanya enak sekali saat panas panas memakan siomay. Setelah beberapa saat kemudian ada dua orang yang hanyut di laut. Yang satu sudah agak ke tengah dan yang satunya lagi masih agak ketepi. Dan saat itu ada seseorang yg menyelamatkannya. Akan tetapi hanya yang satu dan yang satunya lagi sudah tambah jauh ke tengah sehingga tidak memungkinkan untuk diselamatkan. Orang yang hanyut itu semakin lama semakin ke tengah. Dan ibunnya mau nekat menolongnya ke tengah. Tapi seseorang melarangnya dan menahannya agar tidak melakukannya.

Semakin lama semakin ke tengah. Dan anak itu ke lihatan melambai lambaikan tangannya. Akantetapi anehnya bantuan pun belum saja datang. Sampai-sampai sudah ke ombak terakhir. Akan tetapi dia belum tenggelam dia masih saja melambai lambaikan tanggannya. Keadaan pun menjadi ramai sekali. Akan tetapi mungkun ini mukjizat Tuhan. Tuhan masih memberikan umur panjang. Anak itu perlahan lahan mulai menepi. Dan tim sar baru datang dengan membawa seutas tambang. Akan tetapi bukan tim sar yg turun tangan. Mungkin tim SAR juga takut sehingga mereka menyuruh seseorang yang menolongnya. Dan tambangnya pun diikat di kakinya. Dan dia pun lari terus dia ke arah laut untuk segera menolongnya. Dan akhirnya pun dia terselamatkan dari maut.


Saya sudah berfikir kalau ini pasti sudah tidak bisa diselamatkan. Karena sudah diombak terakhir. Bahkan sudah terlihat kepalanya saja. Tapi Allah memberinya keselamatan. Saya merasa ikut deg-degan. Karena baru pertama kalinya melihat orang yg hanyut terbawa ombak. Saya dan teman teman tidak jadi mandi di laut. Karena takut jika hal itu terjadi pada saya. Setelah itu kami pergi kesuwuk untuk naik perahu dengan biaya 10000  per orang. Kami pun jadi naik perahunya. Kami dibawa ke suatu tempat. Sambil menikmati indahnya pemandangan. Tidak lupa pula saya foto untuk kenang kenangan. Saya merasa senang karena baru pertama kalinya saya naik perahu. Setelah itu pun kami kembali ke suwuk. Hari pun mulai senja kami segera pulang meninggalkan pantai suwuk. Sampai dirumah kurang lebih jam enam sore. Mungkin ini liburan yg sangat berkesan buat saya. 

No comments:

Post a Comment