Showing posts with label Biologi. Show all posts
Showing posts with label Biologi. Show all posts

Saturday, 1 October 2016

Study Biology


The study of biology includes various levels of organization of life, including cells, tissues, organs, individuals, populations, ecosystems, even to the bone. The level of molecules studied in molecular biology. Thus, we can determine the levels of the metabolism of a variety of living creatures.

 
Study Biology
Study Biology
Cell biology is the science which deals with the organelles contained in cells associated with the function and role in life, thanks to the perseverance of the scientists who study it. The living body tissue special attention to experts the field of histology. By studying histology, doctors can repair a broken face for burning through surgery.


Monday, 22 August 2016

Peran Virus Dalam Kehidupan Manusia Perlu untuk Dipahami


Peran Virus Dalam Kehidupan Manusia Perlu untuk Dipahami oleh siapa saja yang ingin mendalami ilmu biologi. Karena dengan kita memahami peran virus dalam kehidupan manusia maka pengetahuan kita akan bertambah. Baiklah, Kita sekarang akan langsung saja mempelajari tentang peran virus dalam kehidupan manusia. Virus memang pada umumnya bersifat merugikan. Virus dapat menginfeksi tumbuhan, manusia, dan hewan sehingga menimbulkan penyakit. Kita akan membahas satu demi satu.


1.  Penyakit pada Tumbuhan yang Disebabkan oleh Virus

Dalam sel tumbuhan dilindungi oleh dinding sel sehingga virus sulit untuk menginfeksi sel tumbuhan. Tetapi, seandainya ada bagian tumbuhan yang rusak, maka virus dapat menginfeksi dan menimbulkan penyakit pada tumbuhan. Penyakit ini akan menyebar ke tumbuhan yang lain melalui bantuan serangga pemakan tumbuhan.

Gejala penyakit pada tumbuhan yang disebabkan virus antara lain ukuran tanaman menjadi lebih kurus dan kerdil, muncul bintik atau bercak pada daun, bunga, atau buah, dan hasil panennya berkurang.

Beberapa penyakit tumbuhan yang disebabkan oleh virus contohnya sebagai berikut:

a.  Mosaik
Mosaik adalah penyakit yang menyebabkan bercak kuning pada daun tumbuhan kacang, tembakau, tomat, kedelai, kentang, dan beberapa jenis labu. Tobacco mosaic virus (TMV) adalah penyebab penyakit mosaik ini.

b.  Penyakit kuning pada tomat dan cabai yang disebabkan oleh bean golden mosaic virus atau begomovirus.

c.  Daun menggulung
Daun menggulung terjadi pada kapas, tembakau, dan lobak yang diserang turnip yellow mosaic virus (TYMV).

Tumbuhan yang terinfeksi virus biasanya tidak dapat diobati. Karena sulit untuk diobati atau mungkin tidak dapat diobati maka tumbuhan yang terkena virus itu harus dibakar supaya untuk mencegah penyebaran penyakit pada tumbuhan yang lain. Pada saat ini para ahli pertanian sedang mengusahakan cara pencegahan penyakit tumbuhan dengan cara mengembangkan bibit tumbuhan yang tahan serangan virus.

2.  Penyakit pada Manusia yang Disebabkan oleh Virus

a.  Influenza
Influenza disebabkan oleh virus golongan orthomyxovirus yang berbentuk seperti bola. Penularan virus influenza melalui udara dan masuk ke tubuh manusia melalui alat pernapasan. Pada umumnya virus influenza hanya menyerang sistem pernapasan.

Virus influenza dibagi menjadi 3 tipe berdasarkan komposisi proteinnya yaitu tipe A, B, dan C. Tipe A dan C bisa menginfeksi hewan dan manusia, sedangkan tipe B hanya bisa menginfeksi manusia saja.

Mempelajari Perkembangbiakan Virus


Mempelajari perkembangbiakan virus adalah sangat penting untuk menambah pengetahuan kita. Pada dasarnya Virus memerlukan lingkungan sel yang hidup untuk berkembang biak. Oleh sebab itu, virus menginfeksi sel bakteri, sel manusia, sel tumbuhan, dan sel hewan.


Cara Virus untuk menginfeksi bakteri itu ada dua macam yaitu: yang pertama virus menginfeksi bakteri dengan cara litik dan yang kedua virus menginfeksi bakteri dengan cara lisogenik. Kalau virus menginfeksi bakteri dengan cara litik itu cara kerjanya virus akan menghancurkan sel induk setelah berhasil melakukan reproduksi. Sedangkan kalau virus yang menginfeksi bakteri dengan secara lisogenik itu cara kerjanya virus tidak menghancurkan sel, tetapi berintegrasi dengan DNA sel induk tersebut. Oleh karena itu, virus akan bertambah banyak pada saat sel inang membelah.

Pada dasarnya, Cara berkembang biak virus pada tumbuhan maupun pada hewan hampir sama dengan yang berlangsung pada bakteriofag seperti yang akan dijelaskan dibawah ini:

1.  Infeksi Secara Litik
Fase-fase dalam infeksi secara litik  yaitu:

a.  Fase Absorpsi
Bakteriofag atau sering disingkat fag melekat dibagian tertentu dari dinding sel bakeri dengan serabut ekornya. Daerah yang dilekati fag itu disebut dengan daerah reseptor atau receptor site atau reseptor spot. Yang melekat pada daerah ini hanya khas bagi fag tertentu sehingga jenis fag yang lain tidak dapat melekat di tempat tersebut.

b.  Fase Penetrasi
Walaupun tidak mempunyai enzim untuk metabolisme, fag mempunyai enzim lisozim yang berguna untuk merusak dinding sel bakteri. Setelah dinding sel bakteri rusak atau terhidrolisis, maka selanjutnya DNA fag masuk ke dalam sel bakteri.

c.  Fase Replikasi dan Sintesis
Berikutnya adalah fase replikasi dan sintesis, di dalam fase ini fag merusak DNA bakteri dan digunakan sebagai bahan untuk replikasi dan sintesis. Di tahap replikasi ini, fag menyusun dan memperbanyak DNA nya. Sedangkan dalam tahap sintesis, fag membentuk selubung-selubung protein atau kapsid baru.

d.  Fase Perakitan
Unsur-unsur fag akan di susun membentuk fag yang baru. Kalau sudah demikian hasilnya yaitu ratusan fag baru yang lengkap dengan molekul DNA dan kapsidnya.

e.  Fase Pembebasan
Setelah fag tumbuh dewasa, sel bakteri akan lisis atau pecah, sehingga fag yang baru akan keluar. Jika kita ingin menghitung jumlah virus baru ini bisa mencapai sekitar 200 buah.
Memerlukan waktu sekitar 20 menit untuk pembentukan partikel bakteriofag melalui siklus litik ini.

2.  Infeksi secara Lisogenik
Fase-fase dalam  infeksi secara lisogenik yaitu:

Saturday, 20 August 2016

Memahami Ciri-Ciri Virus


Memahami ciri-ciri virus sangat penting untuk dipelajari. Karena dengan kita mempelajari ciri-ciri virus maka kita akan mengenal virus lebih dalam. Virus mempunyai ciri tersendiri seandainya dibandingkan dengan makhluk hidup. Ciri virus misalnya hanya dapat berkembang biak dalam sel hidup. Ciri tersebut merupakan salah satu ciri virus yang hampir sama dengan organisme parasit obligat. Ciri virus itu berbeda dengan organisme parasit, karena virus hanya membutuhkan asam nukleat untuk bereproduksi dan tidak melakukan kegiatan metabolisme di dalam tubuhnya. Ciri virus yang lainnya yaitu virus tidak bergerak, virus tidak membelah diri, virus tidak dapat diendapkan dengan sentrifugasi biasa dan virus dapat dikristalkan.


Di bawah ini ialah struktur virus secara umum yaitu:

1.  Virus mempunyai sifat tidak mempunyai sel atau aseluler.

2.  Virus mempunyai ukuran jauh lebih kecil dibandingkan dengan bakteri, yaitu berkisar antara 20 milimikron sampai 300 milimikron. Disini dapat kita ketahui bahwa 1 mikron = 1000 milimikron). Jika kita ingin mengamati virus tersebut maka kita memerlukan mikroskop elektron yang pembesarannya dapat mencapai 50.000x.

3.  Virus hanya mempunyai salah satu macam asam nukleat (RNA atau DNA).

4.  Virus pada umumnya berupa kristal atau hablur.

5.  Virus berbentuk variasi. Bentuk virus ada yang berbentuk polihedral, silinder, oval, dan kompleks. Bentuk virus yang kompleks terdiri dari kepala yang berbentuk polihedral, ekor yang berbentuk silinder, dan serabut ekor. Contoh virus yang berbentuk kompleks misalnya bakteriofag. Bakteriofag adalah jenis virus yang menginveksi bakteri.

6.  Tubuh virus yang paling utama tersusun dari asam nukleat yang diselubungi oleh protein yang disebut kapsid.

Friday, 19 August 2016

Memahami Sejarah Penemuan Virus


Memahami Sejarah Penemuan virus sangat baik untuk dipelajari. Karena dengan kita paham tentang sejarah penemuan virus maka kita akan tahu tentang virus itu. Antony van Leeuwenhoek (1632-1723) adalah orang yang menemukan mikroskop. Antony van Leeuwenhoek adalah seorang berkebangsaan belanda. Sejak ditemukannya mikroskop maka dimulainya penyelidikan tentang objek-objek berukuran sangat kecil. Dengan ditemukannya mikroskop itu, berbagai macam tentang penelitian objek-objek mikroskopis mulai dikembangkan. Peneltian tentang objek mikroskopis menjadi semakin pesat kemajuannya. Memang dulu mikroskop yang pertama hanya mampu melihat perbesaran suatu objek hingga 150x dari ukuran objek aslinya. Dengan adanya suatu kemajuan maka susunan lensa pada mikroskop semakin disempurnakan. Misalnya pada mikroskop cahaya dapat melihat suatu objek hingga perbesaran 1000x dari objek aslinya. Nah, pada saat ini, dengan adanya mikroskop elektron dapat melihat suatu objek hingga perbesaran 10.000x dari objek aslinya. Dengan adanya mikroskop elektron, maka kita dapat melihat suatu objek mikroskopis secara lebih detail lagi.


Banyak ilmuwan yang dilibatkan dalam penelitian tentang virus. Virus ditemukan melalui perjalanan yang panjang. Sejarah ditemukannya virus dimulai sejak tahun 1882. Pada saat itu ada daun tembakau yang terkena bintik kekuningan. Hal itu menimbulkan para ilmuwan meneliti daun tembakau itu. Adolf Mayer adalah seorang ilmuwan dari negara jerman menemukan bahwa penyakit pada daun tembakau itu menulari tumbuhan tembakau yang lainnya. Adolf Mayer melakukan suatu percobaan dengan menyemprotkan getah tumbuhan yang sakit kepada tumbuhan yang sehat, ternyata tumbuhan yang sehat menjadi tertular.