Showing posts with label Cerpen. Show all posts
Showing posts with label Cerpen. Show all posts

Saturday, 5 August 2017

Cerita Pendek (Cerpen) Perjalanan Yang Keras



Namaku adalah Fina dan aku mempunyai 4 orang sahabat. Mereka adalah Arya, Roman, Novi, dan Zacky. Mungkin kami bisa dibilang lebih dari sekedar sahabat. Mengapa begitu? Karena hampir setiap waktu kami selalu berkumpul dan pergi melakukan aktivitas bersama-sama. Apa yang kalian pikirkan? Kami hanyalah siswa-siswi SMA/SMK. Kami masih remaja dan tentu saja apa yang kami lakukan hanya sebatas kesenangan di masa remaja. Mungkin yang dipikirkan orang lain berbeda.
 
Cerita Pendek (Cerpen) Perjalanan Yang Keras
Cerita Pendek (Cerpen) Perjalanan Yang Keras
Mereka mungkin saja berpikiran bahwa apa yang kami lakukan adalah hal - hal negatif atau hal - hal yang tidak baik lainnya. Tapi aku tahu bahwa apa yang aku dan sahabat-sahabatku lakukan bukanlah hal yang buruk. Awal mula kami bertemu yaitu ketika aku dan Novi pergi ke pasar malam, kemudian aku dan Novi bertemu dengan mereka bertiga. Kami berbincang -   bincang pada malam itu hingga pada akhirnya kami bisa menjadi sahabat sampai sekarang. Hobiku adalah berkendara dan bagiku balapan bukanlah hal yang asing karena aku menyukainya. Tak heran kalau aku sering pulang larut malam karena asik bermain. Tentu saja  aku menghindari minum - minuman yang beralkohol dan kawan - kawannya karena aku selalu ingat siapa diriku.

Aku tidak akan pernah meninggalkan sahabat-sahabat baikku apapun yang terjadi. Karena mereka adalah segalanya bagiku, sebagian hidupku telah kujalani bersama mereka sejak awal kami bersama. Dan karena kutemukan sesuatu yang istimewa pada mereka. Roman, dia adalah seorang anak yang suka ngelawak dan sering bertingkah konyol. Dia anak yang selalu ceria apapun situasinya. Karena itu, dia juga pintar dalam urusan ngegombal. Hampir semua cewe yang digombalinya tertipu oleh perkataan dan sikapnya. Dia juga anak yang pintar berbaur dengan lingkungannya. Arya, dia itu orangnya agak pendiam, jadi dia terlihat kalem “kalempit-lempit” maksudnya. Hhe.. nggak lah, bercanda. Tapi itu benar dia tidak banyak bicara, tidak seperti Roman yang selalu bicara. Dia tidak tertarik pada banyak hal.

Aku tidak tahu apa masalahnya. Karena dia pendiam, dia jadi terlihat misterius, jadi aku tidak tahu lebih banyak lagi tentangnya. Zacky, dia adalah orang yang selalu bersemangat. Dia tidak pernah menyerah untuk mencapai apa yang dia inginkan. Dia adalah anak yang selalu percaya pada apa yang dilakukannya dan memiliki sifat kepemimpinan yang tinggi. Bisa dibilang dia seperti pemimpin dari kelompok kami. Dia sedikit keras kepala, ajaa.. mungkin itu karena semangatnya yang tidak pernah menyerah untuk mencapai mimpinya.

Di samping itu, Zacky juga memiliki wajah yang tampan. Siapa coba cewek yang tidak tertarik pada ketampanannya. Aku sendiri juga pernah menyukainya, tetapi aku mencoba untuk mengalihkan perasaanku padanya. Karena aku tidak ingin merusak persahabatanku dengannya. Novi dan aku sudah berteman sejak kami bertemu di sekolah, karena kami berasal dari sekolah yang sama. Novi adalah anak yang cantik, tapi aku lebih cantik daripada dia hehe.. Dia juga anak yang selalu aktif serta murah senyum. Murah senyum bukan berarti dia selalu memberikan senyumnya pada semua orang. Dia anak yang jago bela diri, jadi tidak semua cowok bisa mendekatinya sembarangan. Dan tentangku, biar orang lain saja yang menilaiku seperti apa. Itulah beberapa alasan mengapa aku tidak ingin meninggalkan sahabat - sahabatku.

Setiap ada kompetisi balapan atau Drag Race, aku selalu ikut serta. Suatu hari, akan diadakan Drag Race. Zacky datang menemuiku untuk memberitahuku.
“Fin, ada Drag Race tuh. Kamu mau ikutan nggak?” tanya Zacky.
“Hah, yang bener?” aku masih belum percaya.
“Iya beneran, kamu mau ikut nggak? Nanti aku daftarin sekalian,” jawab Zacky.
“Aku ikut dong, masa nggak ikut. Kamu ikutan kan?” tanyaku balik.
“Aku jelas ikut lah, kan lumayan hadiahnya kalo menang,” jawab Zacky dengan nada bersemangat.
“Bagus deh. Gimana dengan Roman, dia ikut nggak?” aku tahu Roman juga suka balapan jadi aku menanyakannya.
“Belum tahu sih, biar entar aku yang tanya ke dia, aku juga sekalian mau ke rumahnya”- Zacky.
“Ya udah deh,” jawabku singkat.

Hingga akhirnya sampai pada hari Race, kami berlima pun datang ke sana. Sesampainya di sana, tentu saja banyak peserta yang ikut dalam kompetisi tersebut. Banyak juga penonton yang yang sudah tidak sabar untuk menyaksikan jalannya Race. Aku, Zacky dan Roman ikut dalam Race tersebut, sementara Arya dan Novi tidak ikutan. Race siap dimulai dan kami telah mempersiapkan semuanya.

Tuesday, 1 August 2017

Cerita Pendek (Cerpen) Arti sebuah Persahabatan


Sahabat dan persahabatan memang dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan ini, terutama bagi kalangan anak muda. Dari persahabatan kita dapat mengenal sebuah hubungan pertama kali sebelumnya beranjak ke hubungan suatu percintaan. Namun, pada akhirnya kita menyadari bahwa persahabatan lebih luhur, dibandingkan suatu percintaan.
 
Cerita Pendek (Cerpen) Arti sebuah Persahabatan
Cerita Pendek (Cerpen) Arti sebuah Persahabatan
Suatu ketika, di pagi yang cerah seorang gadis duduk di agunan, gadis itu bernama Indah.  Dia merasa kesepian. Tiba -  tiba seorang perempuan bernama Yasmin dan seorang lelaki bernama Aldo menghampirnya. Indah kebingungan atas kedatangan Yasmin dan Aldo. Dalam hatinya bertanya, Siapa dia? Apa tujuan mereka menghampiriku?

“Hai, namaku Yasmin, salam kenal” sapa Yasmin kepada indah
“Hai, namaku Aldo, salam kenal” sapa Aldo kepada Indah
“Kalau kamu siapa ?” tanya Yasmin dan Aldo
“Emm, namaku Indah, salam kenal juga ya” jawab Indah, kemudian mereka saling tersenyum.
“Kamu lagi ngapain disini ?” tanya Aldo pada Indah.
“Di rumah lagi sepi, jadi aku main ke sini. Kalian juga ngapain ke sini ?” Jawab Indah.
“Kita mau main di sini, eh kita liat kamu lagi mainan ayunan sendiri. Yaudah kita samperin aja, siapa tau kamu butuh teman ngobrol” jawab Yasmin.

Akhirnya mereka pun saling ngobrol, hingga mereka semakin dekat layaknya sahabat sejati. Setelah beberapa bulan bersahabat Indah memiliki rasa kepada Aldo, Indah menceritakan semuanya kepada Yasmin, tanpa Indah ketahui, Yasmin juga memiliki rasa yang sama seperti Indah kepada Aldo. Yasmin sadar akan hal itu dan memutuskan mengalah dan menghilangkan rasanya pada Aldo. Yasmin tak pernah lagi berbicara dengan Aldo semenjak ia mengetahui Indah menyukai Aldo. Yasmin selalu menghindar bila bertemu Aldo, hingga suatu hari Indah memdatangi Yasmin di rumahnya.


“Yasmin, kenapa kamu tidak pernah ikut kumpul lagi bareng aku dan Aldo ?” tanya Indah dengan rasa kebingunan.
“Aku lagi sibuk aja akhir – akhir ini, maaf ya aku gak bisa ikut kalian kumpul” jawab Yasmin.

Indah lalu pulang ke rumahnya, dia berfikir apakan Yasmin benar – benar atau hanya sekedar alasan untuk menutupi sesuatu darinya. Lalu Indah membicarakan itu dengan Aldo, akhirnya Aldo dan Indah mulai menyusun suatu rencana untuk mengetahui apa yang terjadi dengan Yasmin. Aldo mulai mengenalkan Leny kepada Indah, Indah adalah sepupu dari Yasmin. Aldo dan Indah pergi ke rumah Leny untuk mencari informasi mengenai Yasmin yamg akhir – akhir ini sifatnya berbeda dari hari biasanya. Setibanya di rumah Leny, Aldo mengetuk pintu rumah Leny dan Leny pun membukakannya.

“Aldo, ada apa ya ? Ini siapa?” tanya Leny.
“Hai Leny, kita ada perlu sama kamu, bisa gak ? Oh iya, kenalin ini Indah sahabat aku.” Tutur Aldo.
“Hai Leny, saya Indah. Salam kenal ya.” Sapa Indah kepada Leny.
“Hallo Indah, salam kenal, silahkan masuk.” Jawab Leny.
“Begini Len, aku, Indah dan Yasmin kan udah sahabatan sudah agak lama, tapi gak tau kenapa sekarang Yasmin mulai berubah ke kita. Sekarang dia jadi jarang kumpul bersama kita, setiap kali bertemu dengan aku dia selalu menghindar. Kamu tolong cari tau kenapa Yasmin jadi begini ya, kamu kan sepupunya.” Cerita Aldo kepada Leny.
“Oh iya, besok aku coba cari tau kenapa sepupuku jadi seperti itu kepada kalian.”Jawab Leny.

Keesokan harinya, Leny memutuskan untuk pergi ke rumah Yasmin tanpa sepengetahuan Yasmin. Leny mencurigai adanya indah dalam persahabatan Aldo dan Yasmin yang membuat Yasmin menjadi berubah, Leny memikirkan cara agar dirinya dapat mencari informasi tentang Yasmin, sedangkan Yasmin sangat tertutup tentang masalah pribadinya. Setibanya di rumah Yasmin,

Leny mengetuk pintu tetapi tidak ada  yang membukakannya, Leny mencoba melihat lewat kamar Yasmin dan dirinya melihat Yasmin sedang murung. Tanpa pikir panjang, Leny langsung masuk ke rumah Yasmin lewat pintu depan yang ternyata tidak dikunci.

“Kamu kenapa ? Kamu ada masalah apa sampai kamu murung seperti itu ?” tanya Leny sambil memeluk Yasmin.
“Loh Leny ? Sejak kapan kamu disini ? Aku gak papa kok.” Jawab Yasmin sambil melepaskan pelukan Leny.
“Kamu akan tertekan jika kamu seperti ini terus, lebih baik kamu ceritakan apa yang sedang kamu rasakan saat ini, mungkin aku bisa membantumu.” Jelas Leny kepada Yasmin.

Dengan perasaan sedih Yasmin menceritakan semuanya kepada Leny. Yasmin berharap dengan menceritakan masalahnya kepada Leny maka beban pikirannya akan menjadi lebih ringan. Leny mencoba untuk memberi pengarahan kepada Yasmin agar Yasmin lebih sabar dan lebih mementingkan persahabatannya dibanding perasaannya kepada Aldo.
“Sudah aku duga, pasti masalah ini ada sangkut pautnya dengan Indah.”Kata Leny.

Leny mencoba menenangkan Yasmin agar Yasmin tidak berlarut – larut meratapi kesedihannya hanya karena rasa persahabatannya berubah menjadi rasa cinta kepada Aldo. Setelah Yasmin terlihat sedikit ceria, Leny lalu pulang dan ia mengabari Aldo lewat SMS agar Aldo pergi ke rumahnya karena Leny telah mengetahui alasan kenapa Yasmin akhir–akhir ini berbeda. Mengetahui kabar itu, Aldo segera mengabari Indah untuk ke rumah Leny. Sesampainya di rumah Leny, Leny menceritakan bahwa Yasmin menyukai Aldo. Yasmin memgalah dan Yasmin selalu menghindar apabila bertemu Aldo, karena Yasmin tidak ingin rasa cintanya kepada Aldo menjadi lebih besar lagi. Leny menjelaskan apa yang didapat dengan cukup jelas.

Wednesday, 17 August 2016

Cerita Pendek (Cerpen) Nyamuk-nyamuk yang Menjengkelkan


Di suatu malam yang sunyi terdengar suara jangkrik yang mengerik. Suara detak jam sampai terdengar jelas ditelingaku. Malam itu memang malam yang sunyi, tidak seperti malam-malam yang biasanya. Seperti biasa, sebelum tidur aku menyempatkan untuk menontn TV. Tak terasa jam sudah menunjukan pukul 12 malam. Mata aku sudah terasa berat, seolah-olah mata memanggul beban yang berat sehingga menjadikan mata ini ingin tidur. Memang benar, aku sudah merasa ngantk sekali. Aku tertidur dikursi sambil tv nya menyala sendiri.


Aku terus bangun dan langsung aku menuju kamar untuk tidur. Aku tidur dikamar tidur aku. Jam satu aku nglilir dan pergi ke kamar kecil untuk buang air kecil. Setelah itu aku tidur lagi, ternyata nyamuknya dikamar aku banyak sekali. Aku tidak bisa tidur karena nyamuknya banyak banget. Aku berusaha untuk tidur tapi tidak bisa karena nyamuknya banyak banget dan menggigiti aku. Aku berusaha membunuh nyamuk-nyamuk itu tapi jumlahnya banyak banget sehingga aku pun kewalahan. Nyamuk-nyamuk yang menjengkelkan itu terus mengeroyok aku. Aku tadi sebelum tidur sudah menyalakan obat nyamuk bakar tetapi tidak mempan untuk nyamuk itu. Nyamuk-nyamuk itu tidak mau pergi. Aku bertarung dengan nyamuk-nyamuk yang menjengkelkan itu sampai lama. Akupun tidak bisa tidur. Aku memang sudah berhasil membunuh nyamuk itu banyak sekali tetapi jumlah nyamuk itu yang sangat banyak membuat aku kewalahan.  Aku capek sendiri berperang dengan nyamuk-nyamuk itu. Tiba-tiba aku mendengar suara azan subuh.

Aku melihat jam ternyata jam sudah menunjukan pukul empat lebih tiga puluh menit. Ternyata aku bertarung dengan nyamuk dari jam satu malam sampai jam empat lebih tiga puluh menit. Kurang lebih aku bertarung dengan nyamuk selama 3,5 jam. Waktu yang sangat lama sekali. Karena waktu sudah subuh maka aku bangun dari tempat tidur dan mengambil air wudu di kamar mandi. Setelah wudu, aku terus megerjakan solat subuh. Setelah solat subuh, aku berusaha untuk tidur kembali karena tadi malam aku tidak bisa tidur. Setelah solat subuh, aku pun sulit untuk tidur.

Tuesday, 16 August 2016

Cerita Pendek (Cerpen) Persiapan Menjadi Juara satu


Hujan rintik-rintik dipagi hari membuat aku enggan untuk beranjak bangun dari kamar tidur. Angin sepoi-sepoi menambah kenyamanan diriku ditempat tidur. Aku tekadkan untuk bangun dari kamar tidur karena azan  subuh sudah berkumandang. Aku bergegas ke kamar mandi untuk mengambil air wudlu. Setelah berwudu aku terus melakukan solat berjamaah di musholah didekat rumah tinggalku. Aku solat dimusholah dengan khusuk. Manfaat jika kita solat berjamaah adalah pahala kita akan banyak. Selain pahala kita banyak, kita juga sambil bersilaturohmi dengan tetangga-tetangga kita. Karena dengan kita bersilaturohmi maka kekerabatan dimasratakat akan terasa indah dan harmonis. Dengan sikap harmonis yang terjalin dimasyarakat maka dimayarakat akan tercipta iklim yang baik.


Setelah solat subuh dimusholah, saya kemudian terus pulang ke rumah. Di rumah saya terus mandi. Setelah mandi aku terus sarapan pagi. Sarapan pagi sangat baik untuk menjaga kesehatan. Sarapan pagi itu menjadi dasar untuk  tubuh. Walaupun Cuma sedikit saja, sarapan pagi itu sangat bermanfaat untuk tubuh, dan sebagai dasar untuk melakukan kegiatan. Setelah selesai sarapan pagi, aku terus pergi ke balai desa untuk mengikuti berbagai perlombaan dan audisi. Di desa aku pas kebetulan di tunjuk dari kabupaten untuk ditempati sebagai lomba dan audisi. Stasiun televisi juga ada yang datang ke desa aku untuk menyuting acara tersebut. Acara tersebut memang meriah sekal. Aku pertama ikut lomba tenis meja. Aku bertanding dengan lawan-lawan aku dan akhirnya aku memenangkan pertandingan itu. Aku juara satu lomba tenis meja. Setelah aku juara satu lomba tenis meja, aku selanjutnya ikut lomba bulutangkis. Aku pun akhirnya memenangkan lomba  bulu tangkis tersebut. Aku pun juara satu lagi lomba bulu tangkis tersebut. Setelah aku mengikuti lomba tenis meja dan bulu tangkis, aku kemudian mengikuti lomba gigitan kelereng. Aku pun akhirnya juara satu dalam lomba menggigit kelereng. Setelah ikut lomba kelerang aku kemudian  ikut lomba cakotan krupuk. Akupun juara satu juga dalam lomba cakotan krupuk. Setelah itu aku mengikuti audisi bernyanyi. Aku pun akhirnya  juara satu lomba audisi bernyanyi tersebut. Aku bangga sekali karena aku juara satu dalam mengikuti beberapa macam lomba. Juara satu memang idaman bagi setiap orang. Juara satu memang simbol dari keberhaslan suatu perlombaan yang dilambangkan dengan juara satu itu. Apabila berhasil melakukan sesuatu, atau memenangkan suatu perlombaan maka juara satu akan dapat diperolehnya.   

Cerita Pendek (Cerpen) Hidup Harus Bersyukur


Angin sepoi-sepoi lewat telingaku membuat aku menikmati indahnya suasana pagi itu. Seperti biasa aku makan sarapan pagi hanya dengan satu sendok nasi dan satu buah tempe. Tempenya aku goreng kadang-kadang sampai warnanya gelap karena terlalu lama digoreng. Setelah makan sesuap nasi dan satu buah gorengan tempe aku terus minum segelas air putih untuk membasahi tenggorokan aku. Aku sudah kenyang walaupun hanya makan sesuap nasi dan minum segelas air putih. Aku biasa melakukan seperti itu untuk mengawali kegiatan aku untuk beraktivitas sebagai tenaga pengajar disebuah sekolah. Aku berangkat ketempat kerja menggunakan sepeda ontel jengki warna hijau yang sudah usang dimakan usia. Walaupun aku naik sepeda jengki, tapi aku tetap menikmati indahnya perjalanan dengan sepeda jengki aku itu. Sepeda jengki aku kadang-kadang berbunyi karena mungkin sekrupnya ada yang lepas. Aku pun mengecek kenapa sepeda aku berbunyi, ternyata sepeda aku berbunyi karena sekrup diselebor belakang sepeda aku ada yang lepas. Aku pun menali selebor itu dengan tali rafiah suapaya tidak berbunyi.



Perjalanan dari rumah ke sekolah tidak lama karena jarak rumah aku sampai sekolah aku masih satu desa. Aku mengajar di sekolah dasar (SD) didekat tempat aku. Aku mengajar kelas 4 SD. Aku setiap hari di sekolah terus dari pagi sampai siang kecuali hari minggu. Aku mengajar anak SD sangat senang. Karena anak-anak di sekolah dapat menghibur aku ketika aku merasa gundah. Aku mengajar di SD sudah lama tetapi gaji aku Cuma Rp.200.000 per bulan. Kalau orang memandang gaji seorang guru itu banyak, tetapi kenyataanya gajinya cuma 200 ribu rupiah per bulan. Untuk membeli bensin saja tidak cukup, apalagi untuk memenuhi kebutuhan yang lain. Oleh karena itu sepeda montor aku tidak aku pakai dan rencananya akan aku jual karena aku tidak punya uang untuk membeli bensin. Aku ini guru tidak tetap (GTT) di SD, jadi gajinya 200 ribu rupiah perbulan. Sama gaji seorang pembantu saja gaji aku lebih sedikit. Gaji seorang pembantu di desa itu saja gajinya Rp 600.000 per bulan, kalau di kota besar gaji pembantu sampe 3 juta atau 4 juta perbulan. Kalau aku melihat itu kadang aku mengangis sendiri. Aku lulusan sarjana pendidikan dari universitas negeri favorit tetapi setelah kerja gajinya cuma 200 ribu rupiah per bulan. 

Thursday, 11 August 2016

Lomba-Lomba di SMK Maju Makmur


Pada suatu hari matahari memancarkan sinarnya dengan cerahnya, angin semilir membuat jantung ini semangat untuk menghirup udara bersih. Ayam jago berkokok menambah semangat pagi hari. Hari itu, Joni akan berangkat sekolah. Joni adalah siswa SMK Maju Makmur kelas 2. Joni biasa berangkat ke sekolah menggunakan sepeda. Jarak dari rumah sampai ke sekolah kurang lebih tiga puluh menit jika menggunakan sepeda. Joni berangkatnya menggunkan sepeda jengki warnanya biru muda. Sepeda Joni  sudah lama sekali belinnya. Joni beli sepedanya ketika Joni duduk di bangku sekolah kelas 3 SD. Kini Joni sudah duduk di bangku sekolah kelas 2 di SMK Maju Makmur.


Seperti biasa Joni bangun pagi sekitar jam setengah lima. Terus Joni mengerjakan solat subuh. Setelah solat subuh terus Mandi pagi. Sepeti biasa sebelum berangkat ke sekolah Joni makan pagi dulu. Makan pagi atau yang lebih dikenal dengan sarapan memang sangat penting untuk kesehatan tubuh. Dengan sarapan maka Joni akan bersemangat untuk beraktivitas. Sarapan pagi sebagai dasar untuk pegisi perut. Jika tidak sarapan pagi maka perut Joni akan sakit. Apalagi jika Joni tidak sarapan pagi terus makan jajan disekolah, maka perut Joni akan sakit. Setelah semuanya siap, terus Joni berangkat ke sekolah menggunakan sepeda jengki. Sesampai di sekolah Joni merasa sehat karena telah berolahraga yaitu bersepeda. Manfaat bersepeda adalah untuk kesehatan tubuh. Selain itu Jantung juga akan sehat, paru-paru juga akan sehat, peredaran darah lancar dan masih banyak manfaat lain-lainya. Sehingga tidak heran jika Joni  jarang sekali terkena penyakit.

Tuesday, 9 August 2016

Antara Dua Pilihan


Angin sepoi-sepoi berhembus memeberikan suasana yang sejuk. Pada waktu itu Andi sedang duduk termenung seorang diri. Dia Menatap langit yang cerah dan begitu indah mempesona. Andi memikirkan betapa indahnya pepohonan yang rindang tumbuh di sekitar rumah Andi. Andi adalah seorang remaja yang ingin mempunyai pendamping hidup. Andi mempunyai dua teman yang sama-sama baik. Dua teman itu bernama Sinta dan Dita.


Sinta adalah seorang gadis yang pintar, rajin, dan perhatian. Dita juga seorang gadis yang pintar, rajin, dan perhatian. Kedua teman Andi itu sama-sama baik. Andi berteman dengan Sinta sudah lama. Andi juga berteman dengan Dita sudah lama. Andi memang orang yang tidak mau pacaran. Andi Cuma berteman dengan siapa saja. Yang namanya teman itu boleh dengan siapa saja. Yang penting  prinsip Andi adalah bahwa dia harus bisa menyaring mana yang baik dan mana yang tidak baik.

Andi orangnya mudah berteman dengan siapa saja. Suatu saat umur Andi sudah beranjak dewasa dan ingin mencari pendamping hidup. Teman Andi yang bernama Sinta dan Dita sama-sama baik dan perhatian kepada Andi. Andi bingung memilih antara dua pilihan itu. Andi setiap hari berusaha memilih kira-kira mana yang cocok menjadi pendamping hidup Andi.

Pada waktu Andi ulang tahun, Sinta memberi hadiah kepada Andi berupa jam tangan dan roti cokelat kesukaannya Andi. Begitu juga Dita, Dita juga memberi hadiah kepada Andi pada waktu Andi berulang tahun. Dita juga memberi hadiah Andi Jam Tangan dan roti cokelat kesukaan Andi. Andi bingung harus memakai jam tangan pemberian Sinta atau Dita. Jam tangan pemberian Sinta warna nya hitam, jam tangan tipe digital dan bentuknya sangat bagus. Sedangkan jam tangan pemberian Dita warnanya biru, tipenya juga digital, bentuknya juga sangat bagus. Andi pun memakai jam tangan itu bergantian.

Pernah suatu saat ketika Andi, Sinta, Dita, dan teman-teman yang lain lagi berkumpul di sebuah acara ulang tahunnya Budi. Budi itu temannya Andi. Pada waktu acara ulang tahun Budi, Andi memakai jam tangan pemberian Sinta. Kebetulan Sinta dan Dita lagi bersama-sama. Sinta dan Dita adalah teman yang akrab. Pada waktu itu Dita menanyakan kepada Andi kenapa tidak memakai jam tangan pemberian Dita.

Sunday, 27 December 2015

Contoh Cerita Pendek (Cerpen) Pergi Ke Pantai Ambal

Sinar matahari menyinari bumi pertiwi di negeri tercinta ini. Burung-burung beterbangan mencari suasana yang indah permai. Aku duduk dengan tatapan penuh harapan yang muncul dari sanubari ini. Ketika aku melihat sebuah tanggalan, ternyata hari ini adalah hari libur. Dimana ketika hari libur suasana di tempat aku pasti berbeda dengan ketika hari tidak libur. Hari libur memang sangat cocok sekali aku isi dengan menenangkan atau menghibur diri, sehingga diri ini akan terhibur dan akan membuat aku segar kembali. Aku melihat di luar rumah, ternyata sang surya sangat cerah sekali. Kenapa hari ini sangat cerah, karena ketika aku melihat ke atas, langit-langit sangat cerah membuat hati ini juga ikut cerah.


Aku tiba-tiba ingin pergi ke pantai ambal. Keinginan aku untuk pergi ke pantai ambal semakin besar. Aku sebelum pergi ke pantai ambal, aku akan sarapan dulu. Karena kegunaan sarapan sangat penting untuk tubuh. Sarapan atau makan pagi adalah sebagai dasar untuk melakukan aktivitas. 

Baca juga cerpen dan artikel menarik lainnya di www.inforku.com


Aktivitas sehari-hari jika di awali dengan sarapan pagi maka aktivitasnya akan bersemangat. Aku makan pagi menunya adalah secentong nasi, satu buah tempe goreng, sayurnya adalah sayur terong.

Saturday, 26 December 2015

Contoh Cerita Pendek (Cerpen) Sepeda Federal Baru

Hembusan angin menembus bulu romaku. Suara jangkrik masih sedikit mengerik dilorong-lorong babatuan. Detik jam terdengar jelas ditelingaku. Suara cicak masih terdengar jelas bermain-main dengan cicak yang lain. Aku melihat jam, ternyata jam masih menunjukan jam tiga malam. Rupanya masih malam sekali. Pantas aku masih bisa mendengar segala macam bunyi. 

Baca juga cerpen yang menarik lainnya yaitu Cerpen Layang-layang Terbang.


Aku memang kadang nglilir jam tiga malam tapi Cuma sebentar, setelah itu aku tidur lagi. Tapi entah mengapa malam ini aku nglilir jam tiga malam dan aku tidak ngantuk lagi.


Aku Cuma tiduran di kamar tetapi matanya tidak terpejam. Aku berusaha memejamkan matanya tetapi aku tidak bisa tidur. Aku bangun terus aku baca-baca buku. Aku membaca buku yang berjudul “Inspirasi Hidup”. Buku itu warna kovernya hijau muda dan ada sedikit warna kuning dan merah. Buku itu karangan dari seorang profesor. Pengarang buku ini juga seorang Dosen disebuah universitas negeri tervavorit di Indonesia. Aku membaca buku itu dengan penuh kesungguhan sekali. Aku membaca lembar per lembar sampai berlembar-lembar. Tak terasa aku membaca berlembar-lembar banyak sekali.

Wednesday, 23 December 2015

Contoh Cerita Pendek (Cerpen) Burung-burung Indah Bekicau

Suara burung berkicau di atas ranting-ranting pohon cemara. Suaranya saling melengkapi laksana nyanyian musik dangdut. Siapa saja yang mendengar suara burung-burung itu pasti akan terpesona di hatinya. Aku pun sampai terbuai oleh indahya suara burung-burung yang di atas pohon cemara itu. Aku berdiri di depan rumah sambil melihat burung-burung yang indah itu berkicau di atas pohon cemara. Jari-jari aku untuk menghitung banyaknya burung di atas pohon cemara itu tidak cukup. Karena banyak sekali burung-burung di atas pohon cemara itu.

Aku melihat burung-burung indah berkicau itu sangat senang sekali. Sesekali aku menyauti nyanyian burung-burung itu. 


Baca Juga Cerpen dan juga artikel-artikel yang menarik lainnya di www.inforku.com.


Aku menyauti burung-burung itu dengan siulan merdu yang aku keluarkan. Burung-burung itu pun semakin bersemangat untuk berkicau di atas ranting yang tinggi di sana. Aku juga senang memandang burung-burung yang indah itu. Burung-burung di atas pohon cemara itu jumlahnya banyak sekali. Tidak hanya jumlahnya yang banyak, jenisnya juga banyak. Burung-burung di atas pohon cemara itu antara lain burung beo,  burung nuri, burung merpati, burung perkutut, burung manyar, dan masih banyak burung-burung yang lain. Burung-burung di Indonesia memang jumlahnya sangat banyak sekali. Populasi burung-burung di Indonesia sangat banyak sekali. Aku bangga menjadi warga negara Indonesia. Karena negara Indonesia kaya akan burung-burung. Di Indonesia tidak hanya burung-burung yang banyak, tetapi juga hewan-hewan yang lain juga banyak sekali.

Monday, 21 December 2015

Contoh Cerita pendek (Cerpen) Kampus Tercinta

Dikala sang surya terbit dari peraduannya. Cahaya terang menyinari bumi tercinta. Angin semilir berhembus sepoi-sepoi seolah hati ini bahagia tiada tara. Aku memandang sang surya di ufuk timur membuat hati ini sangat bahagia. Pagi  yang cerah itu aku akan berangkat ke kampus. Sebelum berangkat ke kampus aku mempersiapkan semuanya dulu. Yang paling penting adalah mempersiapkan tugas yang akan dikumpulkan nanti di kampus.


Kampus aku terletak di kota Semarang. Semarang adalah ibu kota Jawa Tengah. Semarang adalah kota yang indah. Aku berangkat ke Kampus jam 8 pagi. Yang kebetulan aku kuliahnya nanti jam 9 pagi. Aku sengaja berangkat lebih awal karena aku ingin pergi ke perpustakaan dulu. Aku biasa sebelum kuliah dimulai aku meluangkan waktu beberapa saat untuk pergi ke perpustakaan. Karena diperpustakaan terdapat sekali banyak buku. Buku itu adalah gudangnya ilmu. 


Baca Juga Cerpen yang Menarik lainnya: "Cerpen Jagung Bakar"


Dengan membaca buku maka kita akan menjadi tahu.

Wednesday, 2 December 2015

Contoh Cerita Pendek (Cerpen) Mengerjakan Ujian Akhir Semester

Pagi yang cerah membuat hati aku riang gembira. Tatkala sinar matahari bersinar dari ufuk timur sangat indah menyinari bumi tercinta. Aku hari ini bangun pagi, langsung mengambil air wudu terus mengerjakan solat subuh. Setelah solat subuh, aku terus mandi di kamar mandi aku. Aku mandi sangat dingin sekali karena memang pas kebetulan dikamar mandi itu Cuacananya sangat dingin. Tapi aku tekadkan untuk mandi walaupun cuacananya sangat dingin sekali. Aku memang sangat menikmati pagi yang indah ini. Setelah mandi, aku terus sarapan pagi. Aku mengunyah makanan pagi dengan semangat. Aku setiap mengecap sesuap nasi, kurang lebih 20 kecapan. Kata pak dokter kalau kita makan mengunyahnya agar yang lembut, supaya nanti ditelannya mudah dan nyaman ditenggorokan.


Aku makan dengan lahap karena memang itu makanan yang  aku suka. Aku makan sama gorengan tempe dan sayur kacang pajang. Sayur kacang panjang dan gorengan tempe memang menu makanan yang masuk dalam kategori yang aku  suka. Kacang panjang konon katanya banyak mengandung vitamin. Tempe juga konon katanya banya mengandung vitamin juga. Jadi antara tempe dengan kacang panjang banyak sekali mengandung vitamin. Tempe harganya sangat murah, kacang panjang juga harganya sangat murah. Walaupun murah tapi tetap banyak sekali mengandung vitamin. Aku makan sarapan pagi kurang lebih 10 menit. Setelah makan aku terus berangkat ke kampus. Aku seorang mahasiswa semester 6 di suatu universitas favorit di kota Jogjakarta. Aku sudah siap-siap mau berangkat untuk mengikuti ujian akhir semester. Aku berangkat ke kampus menggunakan Sepeda motor. Aku di jalan sambil berdoa semoga nanti waktu ujian aku diberi kemudahan. Sesampai di kampus aku terus memakirkan sepeda motor aku ditempat parkiran.