Showing posts with label Pengetahuan Umum. Show all posts
Showing posts with label Pengetahuan Umum. Show all posts

Friday, 29 December 2017

JENIS-JENIS KALIMAT MAJEMUK

JENIS-JENIS KALIMAT MAJEMUK


            Berikut keterangan beserta contohnya mengenai jenis-jenis kalimat majemuk. Kalimat majemuk dibagi menjadi 3 macam yaitu kalimat majemuk setera, kalimat majemuk bertingkat, dan kalimat majemuk campuran. Sebelum itu kita bahas terlebih dahulu apa itu pengertian kalimat majemuk. Kalimat majemuk adalah kalimat yang memiliki setidaknya dua pola kalimat atau dua klausa. Dan hubungan antara klausa-klausanya dapat dinyatakan secara implisit atau secara eksplisit.implisit itu maksudnya tidak menggunakan kata sambung, sedangkan eksplisit maksudnya menggunakan kata sambung.
JENIS-JENIS KALIMAT MAJEMUK
JENIS-JENIS KALIMAT MAJEMUK

Berikut contoh dari implisit
·         Kakek pergi ke kebun, ibu memasak di dapur
·         Presiden itu memberitahukan, kita harus hidup gotong royong.
Berikut cintoh dari Eksplisit
·         Ibu pergi ke pasar dan ayah pergi ke sawah
·         Pak lurah memberitahukan bahwa kita harus hidup rukun.
Setelah memahami hubungan antara klausa-klausa yang dinyatakan secara implisit dan eksplisit. Selanjutnya kita bahas majemuk setara, majemuk bertingkat dan majemuk campuran
.
1.    Kalimat majemuk setara
Kalimat majemuk setara adalah kalimat yang terdiri dari pola-pola atau klausa yang sederajat kedudukannya. Kalimat majemuk setara dapat dibedakan berdasarkan hubungan makna antar klausanya sebagai berikut:
v  Setara perlawanan/ pertentangan
Misalnya:
·         Uang mereka banyak, tetapi mau hidup sederhana.
·         Siti hidup menderita, namun ia tetap tabah.
v  Setara gabung
Misalnya:
·         Bu guru keluar kelas dan murid-murid mengikutinya.
·         Kakak belajar membaca dan adik belajar menulis.

v  Setara urutan
Misalnya:
·         Sekarang kita sampai di purworejo dan satu jam lagi kita sampai di kebumen.
·         Buku itu diletakan di meja  kemudian mulailah ia menulis.
v  Setara Pilihan
Misalnya:
·         Kamu mau minum es teh atau es jeruk
·         Engkau mau naik taksi atau naik bis saja.
v  Setara penguatan
Misalnya:
·         Dia anak yang pintar, lagi pula rajin
·         Laki-laki itu tidak hanya ramah, tetapi juga suka menolong.
·         Dia tertawa, bahkan terbahak- bahak.

Thursday, 8 September 2016

Pengaruh Penggunaan Media Block Dienes Terhadap Prestasi Belajar Matematika Materi Pengurangan Pada Anak Tunarungu

Judul Penelitian : Pengaruh Penggunaan Media Block Dienes Terhadap Prestasi Belajar Matematika Materi Pengurangan Pada Anak Tunarungu Kelas Iii Di Slb 

A.    Latar Belakang Masalah
Setiap anak membutuhkan pendidikan. Pendidikan dilaksanakan agar peserta memperoleh kesempatan mengembangkan potensinya. Dengan mengembangkan potensi yang dimilikinya, peserta didik dapat memiliki kesempatan untuk memiliki peran yang lebih besar di masyarakat.

Pendidikan luar biasa atau pendidikan khusus yaitu pendidikan yang ditujukan kepada anak yang mempunyai kelainan, baik itu kelainan fisik, mental maupun kelainan emosi. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang No 20 Tahun 2003 pasal 5 ayat 2 yang menyatakan bahwa “Warga negara yang memiliki kelainan fisik, emosional, mental, intelektual, dan/ atau sosial berhak memperoleh pendidikan khusus”. Pendidikan luar biasa atau pendidikan khusus bertujuan untuk mengemembangkan kemampuan, potensi, dan bakat yang ada pada anak agar dapat berperan aktif di dalam masyarakat, meskipun ia memiliki keterbatasan.

Anak tunarungu pada umumnya memiliki intelegensi yang sama dengan anak normal, tetapi dalam perkembangannya dipengaruhi oleh tingkat kemampuan bahasanya, keterbatasan informasi, dan daya abstraksi anak. Gangguan pendengaran pada anak tunarungu menyebabkan proses belajar mengajar mengalami hambatan dalam memberi dan menerima materi pelajaran.

Anak tunarungu kurang memiliki pemahaman infomasi verbal. Hal ini menyebabkan anak sulit menerima materi yang bersifat abstrak, sehingga dibutuhkan media untuk memudahkan pemahaman suatu konsep pada anak tunarungu.

Salah satu pembelajaran utama di Sekolah Luar Biasa (SLB) adalah pelajaran matematika. Pelajaran matematika adalah pelajaran ilmu pasti. Matematika dalam kehidupan sehari- hari telah memberikan manfaat yang nyata, hampir dalam seluruh proses kegiatan manusia secara tidak sadar mereka menerapkan ilmu matematika, sehingga matematika ditempatkan sebagai salah satu ilmu pengetahuan dasar yang harus ditanamkan sedini mungkin pada anak. Pembelajaran matematika perlu dilaksanakan dan diusahakan sesuai dengan perkembangan kognitif siswa, yaitu mengkonkretkan objek matematika dari yang abstrak menjadi mudah dipahami oleh siswa.

Pemilihan media yang kurang tepat pada pelajaran matematika yang dianggap kebanyakan siswa adalah mata pelajaran yang sulit akan menimbulkan kebosanan pada anak, apalagi pada anak tunarungu kelas rendah yang memerlukan media pembelajaran yang tepat untuk membantu proses pembelajaran agar berjalan dengan baik dan menyenangkan. Pemilihan media yang tepat akan menunjang tujuan pembelajaran yang disampaikan guru sesuai dengan kompetensi dasar yang akan dicapai.